« Home | Alunan » | Gelora » | Harapan » | Hadir » | Pilihan » | Kerna » | Hanya Satu » | Melayang » | Kamar » | Naluri » 

Thursday, July 06, 2006 

Senyuman

Image and video hosting by TinyPic
Setelah menyepi dengan kedukaan lalu menyelit kegembiraan penawar segala pilu. Bukan mudah untuk mengamit segala keriangan yang berlaku sejenak itu. Ku tatap ku selubung dengan erat supaya saat saat indah sebegini tidak hanya berlaku seketika. Pintaku kuinginkan perjalanan sebegini untuk selamanya. Tapi bukan mudah seperti yang ku pinta , kemahuan manusia adalah ramalan , dan penentuannya bukan terletak di atas tangan berasalkan tanah ini. Hidup yang penuh penyiksaan , perangkaan yang selalu tidak tepat dan manusia menghitung nasib tidak berkesudahan. Panah ditarik lantas dilepas dan berharap mengena pada sasarannya. Kena atau tidak? Subjektifnya ia bergantung pada individu untuk melengkapkan penyudahnya.
Tapi kenapa? aliran yang disusun begitu tepat dan tersusun untuk menikmati suatu yang indah tidak diterima malah di turunkan lebih bencana. Walhal bila dihitung kehidupan ku bersama yang lain , hidup ku jauh lebih sengsara , lebih tersiksa zahir dan batinnya. tetapi kian yang berhak menerimanya bukan diriku akhirnya. Kegembiraan adalah terhad nikmatnya. Terlalu indah untuk dibiarkan melayang begitu sahaja. Hujan tidak datang tanpa mendungnya , begitu juga dengan tawa , ia tidak tampil tanpa keriangan yang menusuk jiwa.
Utuskan lah kegembiraan pada yang sepatutnya. Kerna mereka berhak untuk menerima. Seketika bukan lah hak untuk setiap umat untuk berbicara. Biarlah lah senyuman yang terukir sementara ini akan menjadi bekalan untuk mencantum segala keriangan dalam hati selamanya.

About me

  • I'm amel
  • From Putrajaya, Malaysia
  • Ini hanyalah nukilan yang bermain di hati yang dicoretkan menjadi butir butir perkataan. Biar ia dihayati untuk pedoman di nian hari. Terdapat lebih dari 30 artikel untuk tatapan, hanya klik pada setiap bulan untuk setiap artikel
My profile
Powered by Blogger
and Blogger Templates