« Home | Masa » | Tragis » | Riang » | Mata » | Pilu » | Pencinta Sejati » | Aura » | Roda » | Liku » | Curiga » 

Friday, April 07, 2006 

Kecil


Beberapa ketika sebelum aku menulis satu lagi manik manik keindahan dan panorama dalam hidupku , mata aku menjadi saksi mempertontonkan keriangan kanak-kanak bermain girang. Usah ditanya perasaan ku , sudah pasti aku mengatakan gerak geri kanak-kanak yang bermain di depanku mengimbau kembali bibit-bibit memori indah sewaktu aku masih di usia kecil. Mengikut cerita nenda ku yang terchenta , aku nyaris tidak punya nyawa waktu baru menghembus nafas di alam nyata, cerita yang telah merungkai pelbagai kata , namun alhamdulilah aku masih teguh berdiri hingga kini. Aku membesar dengan penuh adab dan tunjuk cara agama yang satu. Dari kecil aku sudah menatap ayat suci Al-Quran dan mendalaminya , menelaah dan mengamalkan akhlak mulia. Sudah jadi lumrah , dunia kecil ku dihidangkan dengan penuh kemewahan kota. Almaklumlah , nyawa ku baru dari akar umbinya , aku tidak mengenal erti duka , aku hanya menyusup erti gembira. Rakan sepermainan menjadi jiwa buatku. Berlari ke sana ke sini , tanpa menghirau erti waktu. Dikata ya , maka itu lah yang akan ku bicara. Buku umpama syarat untuk ku terus bersuka. Sekolah menjadi medan untuk ku bergaul dengan teman semua. Baju hijau menjadi bukti yang bukan sahaja murid biasa yang bisa nakal , aku juga. Ia mengajar aku menjadi lebih berani , melakukan apa sahaja tanpa perasaan was was di hati.
Namun kerianganku dibatas dengan adab warisan melayu. Supaya anak jati bangsa terulung ini tidak rosak di nian hari. Dipukul , diherdik , dibelai , dimanja menjadi lumrah bagiku menggamit usia. Tapi semua tu membuatku lebih dewasa , menggunakan akal di yang sempurna. Mungkin ada yang lebih tersiksa , lebih diuji oleh yang Maha Esa. Walau tinggi baru sekaki dahan rimba , namun ujiannya bagai badai yang melanda. Aku bersyukur ke atas kejadianku. Setiap tawa dan duka tersemat dalam memori mindaku. Biarlah ia menjadi kenangan yang terus membawa semangat bagiku bagi melebarkan sayap sang arjuna.
Posted by Picasa

About me

  • I'm amel
  • From Putrajaya, Malaysia
  • Ini hanyalah nukilan yang bermain di hati yang dicoretkan menjadi butir butir perkataan. Biar ia dihayati untuk pedoman di nian hari. Terdapat lebih dari 30 artikel untuk tatapan, hanya klik pada setiap bulan untuk setiap artikel
My profile
Powered by Blogger
and Blogger Templates